“Sebelas operator di satu negara itu terlalu banyak,” kata Rinaldi Firmansyah, Direktur Utama Telkom pada wartawan di kantornya, 2 November 2009.
“Bandingkan dengan negara tetangga. Malaysia punya 3 operator, Australia 4 operator. Singapura 3 operator, India 7-8 operator,” kata Rinaldi. “Indonesia adalah negara yang terbanyak operatornya. Idealnya memang hanya 5-6 operator saja,” ucapnya.

Meski jumlah tersebut disebut terlalu banyak, namun Telkom belum ada rencana untuk melakukan konsolidasi dengan operator lainnya.
“Kemungkinan untuk konsolidasi ada, tapi kami (Telkom) tidak akan agresif. Artinya, kami tidak mau mencari-cari siapa yang mau konsolidasi,” kata Rinaldi. “Sejauh ini, akuisisi oleh Telkom hanya sebatas yang masuk di platform T.I.M.E,” ucapnya.
Rinaldi menyebutkan, untuk konsolidasi, diperkirakan di tahun 2013 mendatang, itu bisa terealisasi. Bisa jadi lebih cepat, bisa jadi lebih lambat.
“Sekarang ini, saya belum bisa berkomentar banyak. Karena, masing-masing operator bisa mempunyai laba besar dewasa ini,” kata Rinaldi. “Saya tidak tahu kinerja mereka sejauh ini bagaimana,” ucapnya.
• VIVAnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon komentar tidak mengandung hal-hal yang bertentangan dengan adat ketimuran..